Selasa, 06 Mei 2014

Nasehat dan Wasiat KH. Ahmad Dahlan



Bismillah,,
dari buku yang berjudul "Matahari Pembaharuan" yang ditulis oleh HM Nasruddin Anshory Ch ada satu bagian yang bertajuk 'Mutiara Kata Kiai Ahmad Dahlan'. Didalamnya terdapat beberapa nasihat dan wasiat KH. Ahmad Dahlan di tengah-tengah sakitnya di awal tahun 1923.
Beberapa nasihat dan wasiat yanng ingin saya tulis kembali diantaranya :

Kutitipkan Muhammadiyah
" Mengingat keadaan tubuhku, kiranya aku tidak lama lagi akan meninggalkan anak-anakku semua. Sedangkan aku tidak memiliki harta-benda yang bisa kutinggalkan kepadamu.Aku hanya memiliki Muhhammadiyah yang akan kuwariskan kepadamu sekalian.
"karena itu kutitipkan Muhammadiyah ini kepadamu sekalian dengan penuh harapan agar engkau sekalian mau memelihara dan menjaga Muhammadiyah itu dengan penuh hati. agar muhammadiyah bisa terus berkembang selamanya."

Memajukan Muhammadiyah
" Aku berdoa agar kamu sekalian yang mewarisi , menjaga,dan memajukan Muhammadiyah, semoga Alloh SWT senantiasa mengaruniai taufik dan hidayah-Nya dalam mengamalkan dan memperjuangkan agama islam yang sempurna. Melalui usaha demikian aku berharap semoga ssegala macam penyakit yang selama ini menyebabkan kemunduran umat Islam dan segala macam penyakit dalam tubuh masyarkat semakin hilang sehingga tubuh masyarakat itu menjadi semakin sehat.”

Tanda Mencintai Muhammadiyah
“Aku berpesan, hendaklah engkau sekalian bekerja dengan sungguh-sungguh, penuh kebijaksanaan, penuh kehati-hatian serta senantiasa waspada di dalam menggerakkan Muhammadiyah dan dalam mengerahkan tenaga umat. Janganlah engkau menganggap masalah ini sebagai persoalan kecil dan sepele, persoalan Muhammadiyah adalah masalah besar. Siapa saja yang mengindahkan pesanku adalah pertanda orang yang tetap mencintai aku dan Muhammadiyah.”

Semangat Ber-Muhammadiyah
“Mengapa engkau begitu bersemangat saat mendirikan rumahmu agar cepat selesai, sedangkan gedung untuk keperluan persyarikatan  Muhammadiyah tidak engkau perhatikan dan tidak segera diselesaikan?”

Kewajiban Setiap Orang
“Aku ini sudah tua, berusia lanjut, kekuatanku pun sudah sangat terbatas. Tapi, aku tetap memaksa diri memenuhi kewajibanku beramal, bekerja, dan berjuang untuk mengakkan dan menjunjung tinggi perintah Tuhan. Aku sangat ykin seyakin-yakinnya bahwa memperbaiki urusan yang terlanjur salah dan disalahgunakan atau diselewengkan adalah merupakan kewajiban setiap manusia, terutama kewajiban umat islam.”

Keputusan Sidang
“Hendaknya setiap warga Muhammadiyah jangan tergesa-gesa menyanggupi suatu tugas yang ditetapkan oleh sidang persyarikatan. Telitilah terlebih dahulu keputusan sidang yang menetapkan engkau untuk melakukan suatu tugas apakah pemenuhan tugas itu bersamaan dengan tugas yang telah engkau sanggupi sebelumnya.
“Jika itu terjadi, hendaknya kau permudah memenuhi tugas dalam waktu yang tidak bersamaan dengan tugas lainnya, agar engkau tidak mudah mempermainkan keputusan sidang dengan hanya mengirim surat atau memberi tahu ketika mendapati waktu pemenuhan tugas itu bersamaan dengan tugas lainnya yang telah engkau sanggupi sebelumnya.”

Alasan tidak Memenuhi Tugas
“Jika engkau minta izin tidak melakukan suatu pekerjaan yang telah ditetapkan olehsuatu keputusan sidang persyarikatan sepertti untuk berbaligh, janganlah engkau meminta izin kepadaku, tapi memintalah izin kepada Tuhan dengan mengemukakan alasan-alasan. Beranikah engkau mempertanggungjawabkan tindakanmu itu kepada-Nya?
“Jika engkau meminta izin tidak memenuhi tugas tersebut karena alasan tidak mampu, maka beruntunglah engkau! Aku akan mengajarkan kepadamu bagaimana memenuhi tugas tersebut. Tapi, jika engkau meminta izin tidak memenuhi tugas tersebut hanya karena sekedar enggan, maka tiadalah orang yang bisa mengatasi seseorang yang memang tidak mau memenuhi tugasnya. Janganlah persoalan rumah tangga dijadikan halangan memenuhi tugas kemasyarakatan!”

Nasihat dan wasiat di atas hanyalah beberapa, tidak semua dari yang KH. Ahmad Dahlan sampaikan.
Semoga dapat bermanfaat dan menjadi renungan buat kita semua dalam menjalankan tugas mulia di bumi tercinta ini. :-) :-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar