Kamis, 22 Mei 2014

Konsisten ?? Komitmen??

Cukup ringan kata itu di ucapkan, tetapi menjalankannya tidak semudah ketika melafalkannya.
Aku selalu ingin bisa konsisten dengan apa yang telah aku katakan dan ikrarkan tapi yaaaah,, itu semua tak semudah membalikkan telapak tangan.
Berpegang teguh pada prinsip, selalu idealis, waaaah kereen membayangkannya , andai aku bisa konsisten seperti ituu..
Berandai-andai dalam hal yang tidak terjadi memang tak boleeh,, tapi yang ku maksud disini bukan berandai-andai seperti itu,, untuk yang satu ini aku artikan sebagai harapan, mimpi-mimpi yang kelak aku bisa jadikan nyata dalam diriku. Ya. Menjaga Konsistensiku.
Komitmen. hmmm susah sekali aku untuk berkomitmen, aku terlalu takut tidak bisa menjalankan apa yg sudah aku komitmenkan, ternyata aku belum mempercayai diriku sepenuhnya. hupt

tapiiii,, beneraaan....aku berharap sekali diriku bisa menjadi pribadi yang konsisten dalam hal-hal yang baik dan berani untuk berkomitmen dalam hal-hal yang baik pula.
Aamiin :-)

sebenernya blog ini pun sarana/wadahku untuk bisa konsisten...hehe
ok....help me dalam hal-hal kebaikan yaa... See you ^_^

Minggu, 18 Mei 2014

ganbatte..

dan Alloh tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai mereka mengubah nasibnya sendiri....
subhanalloh...dan janji itupun benar adanya, mereka yang dulu 'tersisihkan', mereka yang dulu dipandang 'sebelah mata', mereka yang dulu dinilai 'tak mampu'...hari ini aku melihat nasib mereka sekarang(menurutku) lebih baik dariku...itu karena mereka benar benar berusaha, mereka bekerja keras....
‪#‎hargailah‬ semua mimpi dan cita2 qta, maka Allohpun akan menghargai dan membantu agar cita2 qta terwujud...
mereka pun berusaha untuk jadi yanng terbaik di setiap waktunya,, aku pasti bisa!!!!!!!!!!!
help me :-) 

Kamis, 08 Mei 2014

Refleksi 19 tahun



19 tahun sudah aku menghirup udara segar di bumi ini secara gratis. Alloh memberikannya padaKu dengan penuh Kasih Sayang-NYA. Aku dibiarkan tetap menempati bumi milikNYA, aku tetap diizinkan menikmati seluruh fasilitasNYA yang terbentang di alam semesta-NYA. Tak terhitung rizki dariNYA yang telah kunikmati. Tak terkira. Tak terbilang. Tapi, aku dengan sombongnya menyantap hidangan-hidanganNYA, kadang malah lupa tuk sekedar mengungkapkan kata terima kasih padaNYA. Aku begitu rakus menghabiskan semua pemberianNYA tanpa memperhatikan orang-orang disekelilingku sehingga merekapun jarang menikmati apa yang kunikmati. Walaupun begitu, tetap, selalu dengan sifat MAHA PENGASIH-NYA, PENYAYANG-NYA, DIA tetap mencurahkan rizki-rizkinya kepadaku. ^^Alhamdulillahirobbil’alamiin..Terimakasih ya Alloh J^^
Aku begitu hina di HadapanNYA, aku begitu kecil, kerdil ...tapi dengan beraninya aku begitu congkak untuk jarang mengucapkan syukur padaNYA. Sekedar bersyukur-pun aku masih jarang padahal Alloh selalu dan selalu memperhatikanku.... )Astaghfirullohal’adziim T_T(
Ya Alloh, ampunilah hambaMu ini yang sudah terlalu banyak melakukan salah dan dosa. Begitu banyak perintahMu yang telah ku lalaikan, tidak sedikit pula laranganmu yang tak ku indahkan. Maafkanlah segala kesalahan-kesalahanku selama ini ya Alloh,, hanya Engkau yang Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.
Jangan biarkan hambaMu ini berjalan terlalu jauh dari jalan LurusMu, bimbinglah hamba agar selalu berada di jalanMu yang benar.
Berikanlah jalan hidup yang terbaik untukku menurutMu, berikanlah rizki yang berkah dalam menjalani hidup ini, berikanlah jodoh yang bisa membuatku selalu dekat denganMu dan membuatku selalu mengingatMu.
Jauhkanlah hamba dari marabahaya yang akan menyulitkan, jauhkanlah hamba dari pengaruh kejelekan-kejelekan orang yang dzalim, jauhkan hamba dengan hutang yang akan menjerat.
Dekatkanlah hamba dengan mimpi-mimpi hamba, dekatkanlah hamba dengan jodoh yang Terbaik dariMu.
Robbanaa aatinaa fiddunyaa khasanah, wafil aakhiroti khasanah, waqinaa ‘adzaabannaar J
Aamiin aamiin ya robbal’alamiin ^_^
--------^^^^---------

Ibu, bapak....terima kasih selama ini telah sabar mendidikku, menyayangiku, membimbingku. Begitu banyak ilmu yang telah kalian berikan, petuah, nasihat selalu mengalir untuk kebaikanku. Sukar mengungkapkan kebaikan kalian satu persatu,, sulit untuk mengejanya karna memang sudah terlalu banyak yang telah kalian berikan. Aku tak mampu membalas kebaikan kalian semuanya. Benar-benar aku tak mampu. Aku hanya bisa berusaha semaksimalku, sebisaku agar kalian bisa tersenyum bangga padaku, agar kalian tidak merasa sia-sia telah mendidik dan membesarkanku. Aku tak ingin melihat wajah kalian muram, aku tak ingin melihat kalian terluka, aku hanya ingin melihat kalian bahagia. Kabahagiaan kalian yang selalu ingin kulihat.
Ibu, bapak....mohooon maaf setulus hati karna aku belum bisa menjadi anak yang berbakti pada kalian, maaf karna aku belum bisa membahagiakan kalian secara utuuh, maaf karna masih terucap kata-kata kasar dari mulutku, maaf karna masih sering membantah perintah-perintah kalian, maaf untuk segala keburukan yang telah kuperbuat di hadapan kalian. Hanya permohonan maaf yang dapat kuucapkan saat ini untuk segala kesalahanku selama ini kepada kalian.
Ibu, bapak... hanya ridho kalianlaah yang slalu kuharapkan disetiap langkahku. Karena denga ridho kalian berdua, aku berharap Allohpun akan meridhoiku. Ridhoilh anakmu ni bu, paak, doakanlah aku agar selalu  lancar dalam menjalani segala urusan di dunia ini, doakanlah aku agar dipermudah dalam meraih mimpi-mimpiku, doakanlah aku agar bertemu dengan jodoh yang terbaik yang telah Alloh tentukan.
Robbighfirlii waliwaa lidayya, warkhamhumaa kamaa robbayaanii soghiiroo J
  
 --------------------------------------------------^^^^^---------------------------------------------------
aku percaya Alloh pasti mengetahui segala curahan hatiku ini, Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,, Innaloohaa ma'anaa :-)
dan ku berharap,, tanpa membaca catatan kecilku ini, bapak ibuku mengetahui apa yang aku rasakan.... Love you all :-*

09 Mei 2014



Selasa, 06 Mei 2014

Nasehat dan Wasiat KH. Ahmad Dahlan



Bismillah,,
dari buku yang berjudul "Matahari Pembaharuan" yang ditulis oleh HM Nasruddin Anshory Ch ada satu bagian yang bertajuk 'Mutiara Kata Kiai Ahmad Dahlan'. Didalamnya terdapat beberapa nasihat dan wasiat KH. Ahmad Dahlan di tengah-tengah sakitnya di awal tahun 1923.
Beberapa nasihat dan wasiat yanng ingin saya tulis kembali diantaranya :

Kutitipkan Muhammadiyah
" Mengingat keadaan tubuhku, kiranya aku tidak lama lagi akan meninggalkan anak-anakku semua. Sedangkan aku tidak memiliki harta-benda yang bisa kutinggalkan kepadamu.Aku hanya memiliki Muhhammadiyah yang akan kuwariskan kepadamu sekalian.
"karena itu kutitipkan Muhammadiyah ini kepadamu sekalian dengan penuh harapan agar engkau sekalian mau memelihara dan menjaga Muhammadiyah itu dengan penuh hati. agar muhammadiyah bisa terus berkembang selamanya."

Memajukan Muhammadiyah
" Aku berdoa agar kamu sekalian yang mewarisi , menjaga,dan memajukan Muhammadiyah, semoga Alloh SWT senantiasa mengaruniai taufik dan hidayah-Nya dalam mengamalkan dan memperjuangkan agama islam yang sempurna. Melalui usaha demikian aku berharap semoga ssegala macam penyakit yang selama ini menyebabkan kemunduran umat Islam dan segala macam penyakit dalam tubuh masyarkat semakin hilang sehingga tubuh masyarakat itu menjadi semakin sehat.”

Tanda Mencintai Muhammadiyah
“Aku berpesan, hendaklah engkau sekalian bekerja dengan sungguh-sungguh, penuh kebijaksanaan, penuh kehati-hatian serta senantiasa waspada di dalam menggerakkan Muhammadiyah dan dalam mengerahkan tenaga umat. Janganlah engkau menganggap masalah ini sebagai persoalan kecil dan sepele, persoalan Muhammadiyah adalah masalah besar. Siapa saja yang mengindahkan pesanku adalah pertanda orang yang tetap mencintai aku dan Muhammadiyah.”

Semangat Ber-Muhammadiyah
“Mengapa engkau begitu bersemangat saat mendirikan rumahmu agar cepat selesai, sedangkan gedung untuk keperluan persyarikatan  Muhammadiyah tidak engkau perhatikan dan tidak segera diselesaikan?”

Kewajiban Setiap Orang
“Aku ini sudah tua, berusia lanjut, kekuatanku pun sudah sangat terbatas. Tapi, aku tetap memaksa diri memenuhi kewajibanku beramal, bekerja, dan berjuang untuk mengakkan dan menjunjung tinggi perintah Tuhan. Aku sangat ykin seyakin-yakinnya bahwa memperbaiki urusan yang terlanjur salah dan disalahgunakan atau diselewengkan adalah merupakan kewajiban setiap manusia, terutama kewajiban umat islam.”

Keputusan Sidang
“Hendaknya setiap warga Muhammadiyah jangan tergesa-gesa menyanggupi suatu tugas yang ditetapkan oleh sidang persyarikatan. Telitilah terlebih dahulu keputusan sidang yang menetapkan engkau untuk melakukan suatu tugas apakah pemenuhan tugas itu bersamaan dengan tugas yang telah engkau sanggupi sebelumnya.
“Jika itu terjadi, hendaknya kau permudah memenuhi tugas dalam waktu yang tidak bersamaan dengan tugas lainnya, agar engkau tidak mudah mempermainkan keputusan sidang dengan hanya mengirim surat atau memberi tahu ketika mendapati waktu pemenuhan tugas itu bersamaan dengan tugas lainnya yang telah engkau sanggupi sebelumnya.”

Alasan tidak Memenuhi Tugas
“Jika engkau minta izin tidak melakukan suatu pekerjaan yang telah ditetapkan olehsuatu keputusan sidang persyarikatan sepertti untuk berbaligh, janganlah engkau meminta izin kepadaku, tapi memintalah izin kepada Tuhan dengan mengemukakan alasan-alasan. Beranikah engkau mempertanggungjawabkan tindakanmu itu kepada-Nya?
“Jika engkau meminta izin tidak memenuhi tugas tersebut karena alasan tidak mampu, maka beruntunglah engkau! Aku akan mengajarkan kepadamu bagaimana memenuhi tugas tersebut. Tapi, jika engkau meminta izin tidak memenuhi tugas tersebut hanya karena sekedar enggan, maka tiadalah orang yang bisa mengatasi seseorang yang memang tidak mau memenuhi tugasnya. Janganlah persoalan rumah tangga dijadikan halangan memenuhi tugas kemasyarakatan!”

Nasihat dan wasiat di atas hanyalah beberapa, tidak semua dari yang KH. Ahmad Dahlan sampaikan.
Semoga dapat bermanfaat dan menjadi renungan buat kita semua dalam menjalankan tugas mulia di bumi tercinta ini. :-) :-)